Sport Tourism dan Sport Industry Berpeluang Dikembangkan

SARASEHAN-HAORNAS-KONI-Klaten
SARASEHAN HAORNAS : KONI Klaten menggelar sarasehan Haornas di Gedung Saroga komplek KONI, Jonggrangan, Klaten Utara, Minggu (13/9) malam.(suaramerdekasolo.com/Merawati Sunantri)

KLATEN,suaramerdekasolo.com – Sejumlah lokasi olahraga di Klaten berpeluang dikembangan potensi sport tourism dan sport industry. Saat ini, masyarakat yang sedang berjuang melawan pandemi covid-19 sedang gandrung olahraga untuk meningkatkan imunitas tubuh. Ini menjadi peluang.

‘’Olahraga tidak hanya bisa dikembangkan untuk olahraga prestasi saja, namun ada sisi bisnis dan wisata yang bisa dikembangkan bagi peningkatan ekonomi. Sejumlah lokasi di Klaten cocok dikembangkan sebagai sport tourism,’’ kata Sekretaris Umum KONI Klaten, Ir H Tarmuji MT.

Dia menjadi salah satu pembicara dalam Sarasehan Hari OLahraga Nasional (Haornas) 2020 yang diselenggarakan KONI Kabupaten Klaten di gedung Saroga komplek KONI, Jonggrangan, Klaten Utara, Minggu (14/9) malam.

Dia mencontohkan olahraga renang yang bisa berdampak pada wisata air dan UMKM kuliner di sekitar lokasi. Begitu juga olahraga sepeda, jalan kaki, memanah, hingga gantole yang rencananya akan dikembangkan di daerah pegunungan perbatasan Klaten dengan Gunung Kidul.

‘’Orang yang berolahraga juga butuh kostum yang kekinian, ini ada sisi bisnisnya misal menjual kaos dengan logo tertentu. Memanah juga bisa mengembangkan pembuatan busur, membuka sekolah panahan dan lainnya,’’ tegas Tarmuji.

Acara yang berlangsung dengan penerapan protokol kesehatan itu, dihadiri 35 cabang olahraga masing-masing 3 pengurus, pengurus KONI Klaten dan sejumlah tamu undangan.

Tamak hadir Asisten I Sekda Klaten dr Ronny Roekmito MKes mewakili Bupati, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olahraga Sri Nugroho, Kepala Dinas Pendidikan Dr Wardani Sugiyono, Ketua Dewan Kehormatan KONI Otto Saksono dan lainnya.

SARASEHAN-HAORNAS-KONI-Klaten

Dalam kesempatan itu, Ronny Roekmito yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Klaten mengajak seluruh pegiat olahraga untuk meningkatkan imunitas dan tertib menerapkan protokol kesehatan agar wabah segera berlalu.
Selain Tarmuji yang memaparkan ‘’Sport Tourism dan Sport Industry’’, ada dua pembicara lain yakni DR H.Jaka Sunardi M.Kes .AIFO yang mengulas ‘’Arti dan makna sport Science’’ dan DR. Nuruddin Priya Budi Santoso, M.Or yang mengulas ‘’Makna Kebugaran’’.

Ketua Umum KONI Parwanto menegaskan bahwa di masa pandemi, kegiatan olahraga mengalami penurunan. Namun hal itu jangan sampai berdampak pada penurunan presasi, mengingat Klaten menargetkan untuk masuk 10 besar Porprov 2022.
‘’Kami sudah mulai melakukan kegiatan, meski pun sangat terbatas. Beberapa cabang juga sudah mulai menggelar latihan dan seleksi atlet Porprov, namun tentu saja tetap harus menerapkan protokol kesehatan,’’ ujar dia.(Merawati Sunantri)

Editor : Sri Hartanto