12 Atlet Jateng Masuk TC Pelatnas Paralympic Games 2021

12-atlet-jateng-masuk-tc-paralympic-games-2021
BERLATIH: Petenis meja asal Solo Ana Widyasari berlatih di pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) di Solo Baru, beberapa waktu lalu.(suaramerdekasolo.com/Setyo Wiyono)

*Bakal Digembleng dalam Latihan Terpusat di Solo

SOLO,suaramerdekasolo.com. Dua belas atlet Jateng masuk dalam daftar training camp (TC) pelatnas proyeksi Paralympic Games Tokyo 2021. Mereka bersama 23 atlet dari berbagai provinsi lain bakal digembleng dalam latihan terpusat di Solo, mulai Kamis (1/10).

‘’Secara nasional ada 35 atlet yang dipanggil masuk TC Paralympic, 12 di antaranya dari Jateng. Surat pemanggilan khusus untuk atlet Jateng sudah kami layangkan,’’ kata Ketua Umum NPCI Jateng, Osrita Muslim, Rabu (30/9).

Dia mengungkapkan, sebagian dari para atlet tersebut sudah menggenggam tiket bersaing pada pesta olahraga disabilitas sejagad di Jepang mendatang. Namun beberapa orang lainnya masih harus berjuang untuk mengumpulkan poin demi mendapatkan tiket Paralympic.

Osrita menjelaskan, atlet Jateng terbanyak yang masuk TC berasal dari atletik yakni empat orang. Mereka adalah sprinter Karisma Evi Tiarani dan Saptoyoga Purnomo yang telah mengantongi tiket, serta pelari Rizal Bagus Saktyono dan pelempar cakram Famini yang belum lolos ke Paralympic.

Telah Lolos

Selanjutnya tiga atlet menembak, yakni Hanik Puji Astuti dan Bolo Triyanto (keduanya telah lolos), serta Ratmini. Selain itu, pebulutangkis Fredy Setiawan (lolos) dan Suryo Nugroho, petenis meja Suwarti dan Ana Widyasari, serta lifter Sriyanti.

Dengan demikian, terdapat lima atlet dari Jateng telah lolos untuk bertarung di arena Paralympic Tokyo yang dijadwal diselenggarakan pada 24 Agustus-6 September 2021. Sementara tujuh lainnya masih punya peluang untuk lolos, jika mereka mampu mengumpulkan banyak poin untuk mendongkrak peringkatnya pada beberapa single event yang digelar awal 2021.

‘’Harapan saya, 12 atlet Jateng itu seluruhnya nanti bisa meraih tiket untuk bersaing di Tokyo. Atau paling tidak, lebih dari lima atlet yang bisa lolos. Syukur-syukur dengan perjuangan keras mereka, bisa meraih medali di Tokyo mendatang,’’ ujar Osrita.

Terpisah, Wakil Sekjen NPCI Pusat Rima Ferdianto mengemukakan, 35 atlet pelatnas termasuk 12 orang dari Jateng akan menjalani TC dengan protokol kesehatan ketat. Mereka akan dites swab saat tiba di Solo, hotel tempat menginap disterilkan, venues latihan setiap saat disemprot disenfektan, serta tak boleh menerima tamu dari luar lingkungan pelatnas NPCI.(Setyo Wiyono)

Editor: Budi Sarmun