Kumpulkan Pengurus Cabang, Solo Rancang Tim Popda Jateng 2021

kumpulkan-pengurus-cabang-solo-rancang-tim-popda-jateng-2021
BERTARUNG: Dua pesilat bertarung pada kualifikasi eks-Karesidenan Surakarta pada rangkaian Popda Jateng 2020 di lapangan tenis indoor Stadion Manahan Solo, beberapa waktu lalu.(sms.com/wy)

SOLO,suaramerdekasolo.com. Jajaran Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Surakarta segera merancang tim untuk menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng 2021. Rancangan tim dengan awak atlet pelajar kelahiran maksimal 1 Januari 2004 itu bakal dibahas bersama sejumlah pengurus cabang olahraga di Kota Bengawan, Rabu (21/10).

‘’Total 28 cabang olahraga akan digelar dalam Popda Jateng di Semarang, Maret 2021. Mungkin Solo tidak mengikuti seluruhnya. Hal itu akan kami bahas dalam pertemuan pengurus cabang-cabang olahraga,’’ kata Kabid Olahraga Dispora Surakarta, Maretha Dinar Cahyono, Senin (19/10).

Beberapa cabang yang akan digelar pada Popda nanti antara lain sepak bola, bola voli, bola basket, anggar, pencak silat, karate, panjat tebing, atletik, bulutangkis, renang, tenis meja dan panahan. Forum pertemuan awal dibutuhkan karena format Popda Jateng nanti, berbeda dengan periode-periode sebelumnya. Pada tahun-tahun lalu, Popda digelar sesuai jenjang sekolah, SD, SMP dan SMA. Namun pada 2021, tim peserta hanya dengan batasan usia maksimal.

‘’Jadi satu tim cabang olahraga, bisa menurunkan atlet campuran mulai SD, SMP dan SMA pada satu nomor lomba atau pertandingan,’’ jelas Maretha.

Kualifikasi eks Karesidenan

Kasi Pembinaan dan Pengawasan Olahraga Dispora, Nur Iskak Al Jufri menambahkan, perubahan format itu harus didiskusikan secara komprehensif pengurus-pengurus cabang. Selain berkait potensi atlet di berbagai tingkat sekolah, pelatih yang meracik masing-masing tim juga akan dirembug.

‘’Pelatih tim di cabang olahraga nanti akan diajukan masing-masing pengkot,’’ tuturnya.

Sebelum bertemu pengurus-pengurus cabang, Dispora Surakarta bakal mengadakan pertemuan dengan dinas olahraga dari enam kabupaten di Solo Raya, Selasa (20/10). Menurut Iskak, beberapa hal yang akan dibahas antara lain apakah hasil kualifikasi Popda 2020 tingkat eks karesidenan yang tidak berlanjut ke tingkat Jateng karena pandemi Covid-19, bakal diteruskan untuk rangkaian Popda Jateng 2021, atau diulang lagi.

‘’Jika mengingat formatnya diubah, serta ada sejumlah cabang olahraga baru yang digelar, mestinya ada kualifikasi lagi eks Karesidenan Surakarta. Tapi keputusannya bergantung rapat antardinas olahraga nanti,’’ ujarnya.(wy)

Editor: Sarmun