Disiapkan Hadapi Popda Jateng, Pemanjat Pelajar Solo Digembleng

disiapkan-hadapi-popda-jateng-pemanjat-pelaar-solo-digembleng
JALUR LEAD: Pemanjat pelajar Solo Yasmin, berusaha menaklukkan jalur pemanjatan di papan lead dalam latihan di kompleks Stadion Manahan.(sms.com/wy)

SOLO – Sejumlah pemanjat pelajar Solo kini tengah digembleng demi meningkatkan performanya. Mereka disiapkan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) Jateng yang rencananya diselenggarakan di Semarang, April mendatang.

‘’Tak ada pengelompokan Popda tingkat SD, SMP dan SMA. Pemanjat dari tiga level sekolah itu bisa saling bersaing pada satu nomor. Maka seluruh bibit atlet, terutama yang duduk di bangku SMP dan SMA, lebih difokuskan untuk menghadapi persaingan nanti,’’ kata Ketua Harian Pengkot Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Surakarta, Marjiyanto ‘’Ipunk’’ Bialangi Kasim, Rabu (21/10).

Para atlet pelajar pemula tersebut, saat ini ditempa di klub Solo Adventum yang biasa menggelar latihan rutin di papan panjat kompleks Stadion Manahan. Bibit-bibit atlet siswa SD juga berlatih bersama di venue yang pernah digunakan sebagai arena Kejurnas Panjat Tebing pada akhir 2018 itu. Namun porsi latihan bibit-bibit tersebut disesuaikan dengan kemampuan dan usia masing-masing.

Kuota

Ketua klub Solo Adventum, Teddy Saba mengungkapkan, kuota bagi tim panjat tebing pelajar Solo pada Popda Jateng 2021 sejumlah enam atlet. Rinciannya, tiga pemanjat pelajar putra dan tiga lainnya putri.

‘’Meski kuotanya enam orang, tetapi lebih dari enam anak yang kami gembleng dalam latihan intensif. Jelang lomba nanti, jumlah mereka tinggal dikerucutkan dengan menyaring atlet yang kemampuanya paling baik,’’ jelas dia.

Sesuai petunjuk teknis (juknis) Popda Jateng 2021, enam nomor lomba bakal digelar untuk cabang panjat tebing. Nomor-nomor tersebut adalah lead, boulder dan speed world record, yang terbagi dalam kelompok perorangan putra dan putri. Ajang persaingan diprediksi akan berlangsung ketat.

‘’Pada skala eks-Karesidenan Surakarta, persaingan anak-anak terutama menghadapi tim-tim Sragen dan Karanganyar,’’ ungkap Ipunk.

Namun di lingkup Jateng, persaingan bakal lebih sengit. Awak tim pelajar Kota Bengawan itu diperkirakan harus berjuang keras menghadapi tim Batang, Blora dan Banyumas.(wy)

Editor: Sarmun