Unjuk Gigi, Pecatur NPCI Surakarta Bakal Saling Bertarung

unjuk-gigi-pecatur-npci-surakarta-bakal-saling-bertarung
Pecatur National BERTANDING: Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Surakarta Wahyu Setiawan (kiri) bertanding pada salah satu kejuaraan atlet difabel, beberapa waktu lalu.(sms.com/wy)

SOLO,suaramerdekasolo.com. Para pecatur National Paralympic Committee Indonesia Surakarta (NPCI) bakal unjuk gigi, Minggu (1/11). Mereka akan saling bertarung pada tes prestasi yang diselenggarakan di Sekretariat NPCI setempat di kawasan Bibis Baru, Banjarsari, Solo itu.

‘’Tercatat sepuluh pecatur yang akan mengikuti tes prestasi tersebut. Peserta atlet tunanetra yang lebih mendominasi,’’ kata Ketua Umum NPCI Surakarta, Bangun Sugito, Sabtu (31/10).

Dia menjelaskan, tes itu merupakan rangkaian kegiatan pembinaan prestasi sebagaimana telah ditetapkan dalam program kerja otorita olahraga disabilitas Kota Bengawan tersebut. Pada tahun sebelumnya, perkembangan kemampuan para atlet dicermati melalui kejuaraan tingkat kota (kejurkot).

‘’Namun karena saat ini masa pandemi Covid-19, maka kejuaraan tidak digelar guna mengantisipasi terjadinya kerumunan. Gantinya tes prestasi dengan skala terbatas, yang penting kemampuan para atlet Solo tetap terpantau,’’ jelas Sugito.

Sistem Swis Lima Babak

Ketua panitia tes prestasi catur Tedy Wiharto mengungkapkan, pertarungan bakal digelar dengan sistem Swiss lima babak. Artinya, para pecatur mendapatkan kesempatan menjalani lima babak pertarungan guna mengukur performa mereka masing-masing.

‘’Lima babak sudah cukup untuk mencermati kemampuan para peserta. Saya cermati, potensi para pecatur Solo terutama yang tunanetra, cukup bagus,’’ tutur pria yang juga pelatih pelatnas catur NPCI tersebut.

Tedy menyebut beberapa atlet Kota Bengawan memiliki potensi besar untuk bersaing di tataran nasional. Dua di antara pecatur yang menurutnya sangat potensial yakni Wahyu Setiawan dan Anisa Wulandari.

‘’Asalkan keduanya tetap rajin berlatih seperti sekarang, maka kemampuannya akan kian mengkilap sehingga mampu bersaing dengan atlet-atlet senior yang kini ada di pelatnas. Atlet-atlet muda lainnya, saya cermati juga memiliki bakat bagus,’’ ungkap dia.

Catur merupakan satu dari delapan cabang olahraga unggulan yang digelar NPCI Surakarta dalam tes prestasi tersebut. Cabang-cabang lainnya adalah atletik, renang, tenis meja, bulutangkis, bowling, panahan dan boccia.(wy)

Editor: Sarmun