Pebulutangkis Solo Punya Kans Rebut Medali Paralympic Tokyo 2021

pebulutangkis-solo-punya-kans-merebut-medali-paralympic-tokyo
SIMULASI: Pebulutangkis Fredy Setiawan mengembalikan shuttle cock pada simulasi tes prestasi National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Surakarta di GOR Rahma Solo, Sabtu (7/11).(sms.com/wy)

*Atlet Perancis dan India Jadi Rival Terberat

SOLO,suaramerdekasolo.com. Pebulutangkis Solo, Fredy Setiawan mempunyai kans merebut medali pada Paralympic Games Tokyo 2021. Atlet binaan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Surakarta tersebut, kini menempati peringkat empat dunia di kelas disabilitas SL4 putra.

‘’Peringkat pertama hingga ketiga, ditempati dua atlet India dan seorang pebulutangkis Perancis. Karena itu, atlet dari dua negara tersebut yang bakal menjadi rival berat di Paralympic Tokyo, mendatang,’’ kata Fredy, Minggu (8/11).

Persiapan pun dia jalani guna menghadapi pesta olahraga disabilitas terbesar sejagat itu. Bersama enam pebulutangkis lain, Fredy digembleng secara intensif dalam training camp (TC) pelatnas NPCI di Hartono Trade Center (HTC) Solo Baru.
Kendati demikian, dia tetap turut tampil pada tes prestasi bersama sejumlah atlet bulutangkis yang diselenggarakan NPCI Surakarta di GOR Rahma kawasan Kadipiro, Sabtu (7/11) sore. Menurut Ketua Umum NPCI setempat, Bangun Sugito, ajang itu demi mengecek kemampuan atlet yang selama masa pandemi Covid-19 ini, berlatih sendiri di rumah.

Tarung Maksimal

Pelatih pelatnas bulutangkis NPCI Jarot Hernowo mengungkapkan, regulasi pada bulutangkis di paralympic menyebutkan, jatah satu negara untuk kelas disabilitas yang sama hanya satu orang. Dengan demikian, pebulutangkis dari India hanya ada satu orang yang bekal bersaing di kelas SL4 putra.

‘’Atas perhitungan dari data-data yang ada, maka Fredy punya peluang untuk merebut medali pada Paralympic nanti. Entah itu medali emas, perak atau perunggu. Meski demikian, dia harus bersiap diri secara serius dan bertarung maksimal untuk mewujudkannya,’’ ujar Jarot didampingi pelatih lain, Yunita Ambar Wulandari.

Fredy bersama atlet pelatnas lainnya, Ukun Rukaendi yang menempati peringkat lima dunia kelas SL3, masih harus menjalani sekali lagi kejuaraan di Spanyol agar bisa lolos menuju Paralympic Tokyo. Namun tidak menutup kemungkinan seluruh atlet pelatnas juga diturunkan di Negeri Matador, yang bisa sekaligus dimanfaatkan sebagai try out terakhir sebelum pertarungan di Tokyo.(wy)

Editor:Sarmun