Performa Atlet-atlet Difabel Solo Tetap Terjaga di Tengah Pandemi Covid-19

performa-atlet-atlet-difabel-Solo-tetap-terjaga-di-tengah-pandemi-covid-19
BOWLING: Atlet Solo melepas bola pada tes prestasi bowling yang digelar National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Surakarta di Bengawan Sport.(sms.com/wy)

*Boccia Bakal Akhiri Tes Prestasi NPCI Surakarta

SOLO,suaramerdekasolo.com – Performa atlet-atlet difabel Solo tetap terjaga, meski mereka berlatih secara mandiri di tengah pandemi Covid-19. Simpulan sementara itu didasarkan pada evaluasi sederhana atas hasil tes prestasi yang diselenggarakan National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Surakarta, sejak 1 November lalu.

Tes telah dilakukan terhadap atlet-atlet Kota Bengawan pada tujuh dari delapan cabang olahraga unggulan Solo yang disiapkan. Ketujuh cabang itu adalah catur, renang, atletik, panahan, bowling, tenis meja dan bulutangkis.

‘’Para atlet andalan rata-rata tetap mampu menunjukkan kemampuan yang bagus selama tes prestasi. Satu-satunya cabang yang atletnya belum dites adalah boccia. Cabang itu akan mengakhiri rangkaian tes prestasi pada Sabtu (21/11) nanti,’’ kata Ketua Umum NPCI Surakarta, Bangun Sugito, Senin (16/11).

Sejumlah atlet bahkan menunjukkan progres yang terus meningkat, terutama yang saat ini menghuni pelatnas NPCI proyeksi Paralympic Games Tokyo 2021. Mereka antara lain, atlet bulu tangkis Fredi Setiawan, serta petenis meja Suwarti dan Ana Widiasari. Bersama 32 atlet lain dari berbagai daerah, ketiganya menjalani training camp (TC) pelatnas di Solo.

Nonpelatnas

Tak hanya itu. Sugito juga menyebut performa sebagian besar atlet nonpelatnas Kota Bengawan menunjukkan progres positif. Pelatih pelatnas catur Tedy Wiharto yang mencermati tes prestasi NPCI Surakarta mengungkapkan, kemampuan pecatur tunanetra Markus Andreas Eri Praditia, Wahyu Setiawan dan Anisa Wulandari semakin bagus.

‘’Mereka tak segan untuk terus belajar dan berlatih. Potensinya bagus, karena usia mereka masih sangat muda,’’ tutur Tedy.

Perkembangan yang baik, menurut Sugito juga terlihat dari sebagian atlet renang, atletik, bowling, panahan, tenis meja dan bulutangkis. Salah seorang pelatih pelatnas atletik, Purwo Adi Sanyoto menilai, performa beberapa atlet atletik tetap terjaga, kendati belum mampu menunjukkan catatan terbaiknya dalam tes prestasi.

‘’Kalau pada situasi pandemi saja mereka menunjukkan catatan yang tidak merosot, maka saat berlatih intensif untuk menghadapi sebuah kejuaraan tentu kemampuannya cepat terdongkrak,’’ ujar dia.(wy)

Editor:Sarmun