Pebulutangkis NPCI Jateng Bertekad Kembali Huni Pelatnas APG

pebulutangkis-npci-jateng-bertekad-kembali-huni-pelatnas-apg
SERVIS: Pebulutangkis National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng asal Boyolali, Supriadi melakukan servis saat berlatih di GOR Rahma Solo.(sms.com/wy)

*Menempa Diri dalam Latihan Mandiri

SOLO,suaramerdekasolo.com. Pebulutangkis National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Jateng bertekad kembali menghuni pelatnas proyeksi ASEAN Para Games (APG) 2021. Atlet berkursi roda, Supriadi (Boyolali) dan Agus Budi Utomo (Solo) membulatkan tekadnya tersebut dengan menempa diri dalam latihan mandiri.

‘’Setiap Rabu, kami berdua latihan bersama di gedung olaharaga (GOR) mini Karanganyar. Di luar jadwal itu, masing-masing berlatih sendiri-sendiri. Yah, persiapan untuk seleknas pelatnas nanti,’’ kata Supriadi, Rabu (18/11).

Kedua pebulutangkis yang masuk klasifikasi disabilitas WH2 tersebut telah menghuni pelatnas NPCI pada 2019. Seorang lagi pebulutangkis kelas WH2 di pelatnas itu adalah Wiwin Andri dari Banten. Bersama ratusan atlet lain mereka menjalani training camp (TC) pelatnas di Solo.

Sayang, APG Filipina 2020 yang merupakan pesta olahraga disabilitas terbesar se-Asia Tenggara, akhirnya dibatalkan karena pandemi Covid-19. Ambisi mengejar gelar pun harus mereka simpan sementara untuk menghadapi APG berikutnya, yakni di Vietnam 2021.

Memburu Medali

Pebulutangkis Jateng asal Solo, Agus Budi Utomo bertanding lawan Supriadi, beberapa waktu lalu. (sms.com/wy)

Pebulutangkis pelatnas NPCI asal Jateng, tidak hanya dua orang itu. Dua pebulutangkis lain, saat ini bahkan digembleng intensif pada TC pelatnas proyeksi Paralympic Games Tokyo 2021. Mereka adalah Fredy Setiawan (Solo/kelas SL4) dan Suryo Nugroho (Karanganyar/SU5).

Sebelumnya, Supriadi dan Agus sudah bertarung pada APG Malaysia 2017 dan Asian Para Games Jakarta 2018. Keduanya tidak berhasil menembus peringkat tiga besar. Namun pada multievent olahraga Asia Tenggara sebelumnya, Agus pernah menggenggam medali perak di kelasnya.

‘’Sekarang kami bersiap diri agar dapat kembali masuk pelatnas, serta memburu lagi medali pada APG Vietnam 2021 mendatang,’’ ujar Supriadi.

Di luar jadwal latihan Rabu, suami Yuli Yanti tersebut merancang skedul berlatih di GOR Cemani, Sukoharjo. Peraih medali emas Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) 2016 di Bandung itu akan menambah dua kali latihan di Cemani, yakni Senin dan Jumat pagi. Tekadnya, terus berusaha meningkatkan performa guna menembus peringkat tiga besar pada APG Vietnam mendatang.(wy)

Editor:Sarmun