Sriwijaya Shooting Festival, Tembakan Bolo Mencapai 600 Poin

sriwijaya-shooting-festival-tembakan-bolo-mencapai-600-poin
BERSIAP MEMBIDIK: Petembak pelatnas National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Bolo Triyanto bersiap membidik target pada kejuaraan virtual Sriwijaya Shooting Festival 2020, Kamis (19/11).(sms.com/wy)

*Uji Coba Pelatnas Menembak NPCI Menuju Paralympic Tokyo

SOLO, suaramerdekasolo.com. Petembak pelatnas National Paralympic Committe Indonesia (NPCI) Bolo Triyanto mencapai skor 600 poin pada gelaran Sriwijaya Shooting Festival 2020, dimulai Kamis (19/11) hingga Minggu (19-22/11). Atlet klasifikasi disabilitas SH2 asal Sragen itu menembuskan 60 butir pelurunya di tengah target nomor air rifle 10 meter dalam kejuaraan virtual yang diselenggarakan Pengprov Perbakin Sumsel bekerja sama dengan PB Perbakin tersebut.

‘’Alhamdulillah, perhitungan secara manual mencapai 600 poin. Artinya, kemampuan saya selama berlatih hingga kini cukup stabil,’’ kata Bolo, usai mengikuti lomba di arena pelatnas menembak NPCI kompleks Hartono Trade Center Solo Baru, Kamis (19/11).

Kendati demikian, dia belum merasa puas. Pria yang juga Ketua NPCI Sragen itu berusaha terusaha meningkatkan ketajaman bidikannya dalam training camp (TC) pelatnas yang diproyeksikan untuk menghadapi Paralympic Games Tokyo 2021.

‘’Sebenarnya skoring dapat lebih akurat jika penilaiannya menggunakan sistem SIUS. Mungkin nilai saya bisa lebih dari 600 poin,’’ tuturnya.

Memburu Poin

Pelatih pelatnas menembak NPCI, Saridi mengungkapkan, event Sriwijaya Shooting Festival tersebut sekaligus merupakan ajang uji coba bagi para atlet shooting para sport yang disiapkan memburu poin menuju pesta olahraga disabilitas terbesar se-jagad yang akan digelar di Tokyo, tahun depan.

Selain Bolo, tiga atlet lain pelatnas akan diturunkan pada ajang terbuka nasional itu. Yakni Hanik Puji Astuti dari NPCI Surakarta (kelas SH1) dan Ratmini (Sragen/kelas SH2) di nomor air rifle 10 meter standing, serta Ahmad Ridwan di nomor air pistol 10 meter.

‘’Sampai sore ini, hasil peringkat Bolo belum saya terima. Hanik dan Ratmini akan berlomba virtual, Jumat (20/11), sedangkan Ridwal turun pada Sabtu (21/11) nanti,’’ jelas Saridi.

Sang pelatih yang juga anggota Grup 2 Kopassus Kandangmenjangan Kartasura itu menjelaskan, performa para atletnya menunjukkan progres yang terus meningkat. Kendati demikian, mental berlomba, ketenangan dan kejituan para petembak akan terus diasah.(wy)

Editor: Sarmun