Lolos Seleksi Awak Tim Solo, Delapan Pesepatu Roda Pelajar Segera Ditempa

lolos-seleksi-awak-tim-solo-delapan-pesepatu-roda-pelajar-segera-ditempa
GILIRAN SELEKSI: Sejumlah pesepatu roda pelajar Solo bergiliran menjalani seleksi untuk masuk tim Popda di selasar velodrome Manahan yang digelar Sabtu-Minggu (19-20/12).(sms.com/wy)

SOLO,suaramerdekasolo.com. Delapan pesepatu roda Solo segera ditempa intensif sebagai persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar (Popda) Jateng 2021. Mereka merupakan para atlet pelajar yang lolos pada seleksi di selasar velodrome Manahan, Sabtu-Minggu (19-20/12).

‘’Jadwal latihan sudah dirancang. Begitu terbit surat keputusan (SK) dari Dinas Kepemudaan dan Olaharaga (Dispora) Surakarta, tim tersebut segera ditempa secara intensif,’’ kata Kabid Pembinaan Prestasi (Binpres) Persatuan Olahraga Sepatu Roda Indonesia (Porserosi) Solo, Herman Budiono, Rabu (23/12).

Pria yang bersama-sama Bahtiar ditunjuk sebagai pelatih tim sepatu roda Popda Surakarta bersama itu menjelaskan, lima kali latihan diagendakan dalam sepekan. Tidak hanya peningkatan teknik. Mereka juga diasah kemampuan fisiknya dalam menyongsong persaingan pada pesta olahraga pelajar Jateng di Semarang yang rencananya diselenggarakan Maret 2021.

‘’Selasa, Kamis dan Minggu, para atlet dijadwalkan berlatih teknik dan strategi lomba di selasar velodrome. Sedangkan Senin dan Sabtu latihan fisik di luar velodrome,’’ tutur Herman.

Diikuti 24 Atlet

Empat pesepatu roda putra dan empat putri dijaring pada seleksi yang diikuti total 24 atlet pelajar SD hingga SMA di Kota Bengawan. Yang menarik, hanya dua atlet pelajar SMA yang lolos seleksi, yakni Jud Praja Athallah Supriyadi dan Salwa Varlina Puri Suwendo. Enam sisanya merupakan atlet-atlet pelajar SMP. Mereka adalah Rasendriya Albinakhlah, Awang Prana Pradipta, Dandi Saputro, Suci Nur Hafifah, Innocetia Putri Ayudiadan Naura Yumna Dhau.

‘’Tak ada pemilahan tim untuk tingkat SD, SMP dan SMA, namun campuran untuk masuk dalam satu tim sepatu roda Surakarta. Seleksi dilakukan pada empat nomor, seperti yang akan dilombakan pada Popda mendatang,’’ jelas Ketua Pengkot Perserosi Surakarta, Riyanto.

Menurut Herman, nomor-nomor tersebut adalah 200 meter, 500 meter, 1.000 meter dan 5.000 meter (eliminasi). Jadi setiap peserta wajib bersaing pada seluruh nomor lomba itu dengan penilaian menggunakan sistem poin. Selanjutnya akumulasi raihan nilai yang terbaik, lolos menjadi awak tim Popda Surakarta.(wy)

Editor: Sarmun